STASIUN
![]() |
Stasiun Garmisch-Partenkirchen, Jerman |
kau mulai berkisah tentang resah yang menghinggap-hinggapi hati.
Tentang rasa yang perlahan-lahan mati.
Dan tentang cinta yang tiada lagi disini.
Sejurus kemudian memberi senyum.
Senyum yang bermakna : "Hey tenanglah. aku takkan mencintaimu. Tapi setelah ini, diantara peron dengan bangku-bangku sandarnya, diantara gerbong-gerbong kereta yang terisi penuh ataupun yang lengang, akan hanya ada satu hal yang kamu ingat. Aku!"
Aku bertanya (juga dalam senyum): "sampai kapan?"
"sampai kata cinta dalam ingatanmu tiada"
"Sial, saya pergi"
Mereka berpisah, tapi sayang sebongkah hatinya telah tercecer di tempat itu, tertinggal, selamanya.
![]() |
| Lengang, U-Bahn (kereta bawah tanah), Munchen |
![]() |
| Stasiun Bad Goisern, Desa Kecil di area Salzkammergut, Austria |



Comments
Post a Comment