Posts

STASIUN

Image
Stasiun Garmisch-Partenkirchen, Jerman Sembari menunggu kereta lokal tiba tiga menit lagi. kau mulai berkisah tentang resah yang menghinggap-hinggapi hati. Tentang rasa yang perlahan-lahan mati. Dan tentang cinta yang tiada lagi disini. Sejurus kemudian memberi senyum. Senyum yang bermakna : "Hey tenanglah. aku takkan mencintaimu. Tapi setelah ini, diantara peron dengan bangku-bangku sandarnya, diantara gerbong-gerbong kereta yang terisi penuh ataupun yang lengang, akan hanya ada satu hal yang kamu ingat. Aku!" Aku bertanya (juga dalam senyum): "sampai kapan?" "sampai kata cinta dalam ingatanmu tiada" "Sial, saya pergi" Mereka berpisah, tapi sayang sebongkah hatinya telah tercecer di tempat itu, tertinggal, selamanya. Lengang, U-Bahn (kereta bawah tanah), Munchen Stasiun Bad Goisern, Desa Kecil di area Salzkammergut, Austria

ANGAN YANG MENGGANGGU

Image
Saya mengerti, pada dasarnya berandai-andai itu engga baik. Bikin kita engga bersyukur dan bersedih. Seperti kata ulama yang sekarang lagi dikasuskan ceramahnya :"setan itu membisiki manusia dengan dua hal: kesedihan atas masa lalu yang telah dilewati dan ketakutan/kekhawatiran akan masa depan yang belum pasti terjadi". Fikiran saya bukan soal andai ini terjadi dan andai itu tidak terjadi, Tetapi andai kita mengabaikan alasan-alasan yang menghiasi banyak hal dihidup kita. Alasan-alasan yang menjadikan sesuatu yang kita harapkan tidak lagi kita kejar. Coba kita inget-inget lagi, kalo aja kita dibebaskan dari beban finansial (menghidupi diri dan keluarga), tekanan dari orang-orang sekitar, tingkat pendidikan, kecerdasan, atau jabatan, dorongan gaya hidup di medsos, keberuntungan, atau hal-hal lainnya yang sering dibuat-buat seseorang untuk dijadikan alasan, kita ingin berada dimana sih sekarang? Mau menjalani hidup dengan bekerja atau berkarya dibidang apa? Ingin menggambarka...

#1 Frankfurt - Bawa Saya Kemana Saja

Image
Orang bilang frankfurt itu engga khas eropa banget, terlalu amerika. Bahkan, salah satu sebutan kota ini adalah Mainhattan (terinspirasi dari manhattan). Tapi ya karena saya pertama kali nginjek eropa (pertama kali keluar negeri malah wkwk) jadi ga kerasa bedanya. Yang dateng ke Frankfurt ucup, yang jemput di bandara frankfurt juga namanya ucup. doi waktu itu lagi studienkolleg  (semacam tahapan persiapan sekaligus seleksi sebelum masuk univ. di jerman) di kota frankfurt. karena kota ini punya bandara yang cukup sibuk di eropa, jadi lah dia punya tugas negara  tambahan berupa menjemput dan numpangin nginep orang indo yang masih cupu kaya saya. Dengan sogokan beberapa bungkus indomie , menginaplah saya selama 2 hari 1 malam di kosan ucup. Dan entah karena alasan apa, saya ga mempelajari dulu sebelum berangkat itu frankfurt kaya gimana, sistem transportasinya gimana, dan tempat yang bisa di kunjungi turis apa aja. jadilah selama dua hari itu saya cuma ngikutin ucup atau ...

SAYANG YANG ANEH

Image
Setahun Kurang sepuluh hari saya tidak menulis. Banyak sebenernya yang ingin saya ceritakan tapi entahlah susah sekali memulainya. dan ada satu hal yang harusnya saya tulis sejak lama. Yaitu Tentang jepang. ya pertengahan tahun 2015 saya mendapat kesempatan selama 20 hari untuk tinggal disana. Dan sejujurnya saya punya mimpi dari awal masuk kuliah di ITB bahwa saya setidaknya ingin mendatangi dua dari tiga Negara/benua yang teknologinya maju yaitu USA, Eropa, dan Jepang. dua nama terakhir ternyata bisa didatangi sebelum lulus, tapi entahlah amerika, mungkin nanti. Menunggu Bus jemputan di Komatsu, kota kecil yang sepi Tapi setiap kali saya ingin mulai menulis, saya dihantui rasa sayang. Sayang disini bukan sayang cinta tapi sayang yang satunya lagi. Yaitu sayang yang dalam KBBI artinya kasihan, menyesal, dan tidak ikhlas. Saya juga tidak tahu kenapa. Padahal selama disana semua berjalan dengan baik. disana saya bertemu dengan pak khoirul anwar, penemu 4G LTE, yang kebanyakan be...

Coba-coba Lomba Nulis

Sempet ikut lomba tentang pertukaran pelajar di situs di bawah ini dan Alhamdulillah menang. http://www.berkuliah.com/2014/11/waktu-gue-exchange-ke-eropa.html

Disekitaran Anak Sungai Cikapundung

“ Setiap orang pasti peduli akan kebersihan dirinya sendiri tapi tidak semua orang peduli akan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitarnya”  pesan ini di sampaikan ketua YPM salman dalam di salah satu usrah setiap hari sabtu saat saya masih menjadi anggota asrama salman. Saya mencoba memahami pesan ini dan mencoba melihat buktinya di kehidupan sehari-hari. Pembicara menyampaikan bahwa contoh kasus ini misalnya suatu pedagang kaki lima di trotoar sebelum berdagang menjual dagangannya dia akan membersihkan area tempat berjualannya hingga bersih. namun dia menyapu kotoran tersebut hanya keluar area berjualannya. Artinya jika ada penjual yag ada di sampingnya yang ingin berjualan, mereka perlu membersihkan lagi area sebelahnya dan begitu seterusnya.  Atau ketika seseorang membawa makanan kemasan di dalam angkot. Kita  pasti tidak akan betah dengan sampah yang ada padanya kemudian sebagian dari kita membuangnya di angkot tersebut. Padahal hal itu membuat angkot men...

Bahagia Itu Sederhana

Image
saat kau lihat kucing peliharaanmu yang manis sedang tidur dengan pulasnya saat air limbahmu tak mau lagi berkompromi dan kau temukan tulisan “toilet umum” saat kau tau kau tak perlu remidial di matakuliah yang paling kau benci saat bangun pagi dan mendapati tulisan “selamat pagi ” dalam pesan singkat di ponselmu dari orang yang paling kau cintai. ketika kau temukan udara segar saat temanmu buang angin yang baunya seperti belerang gunung merapi ketika dosen bilang ” kuliah hari ini cukup, kalian boleh pulang “ ketika tempat parkir menyisakan satu tempat lagi untukmu atau saat seorang dengan relanya menysihkan tempat duduk untukmu didalam kereta ekonomi yang padat bahagiakah kau? bahkan disaat dalam cengkraman kesulitanpun ada kebahagiaan jika kau mencoba untuk merasa dan menyadarinya ketika kau temukan rumus yang sesuai ketika dalam ujian angka hitunganmu tepat ada di pilihan jawaban yang tersedia untuk bahagia, haruskah kau menjadi mahasiswa terbaik ...