Bahagia Itu Sederhana




saat kau lihat kucing peliharaanmu yang manis sedang tidur dengan pulasnya
saat air limbahmu tak mau lagi berkompromi dan kau temukan tulisan “toilet umum”
saat kau tau kau tak perlu remidial di matakuliah yang paling kau benci
saat bangun pagi dan mendapati tulisan “selamat pagi ” dalam pesan singkat di ponselmu dari orang yang paling kau cintai.
ketika kau temukan udara segar saat temanmu buang angin yang baunya seperti belerang gunung merapi
ketika dosen bilang ” kuliah hari ini cukup, kalian boleh pulang “
ketika tempat parkir menyisakan satu tempat lagi untukmu
atau saat seorang dengan relanya menysihkan tempat duduk untukmu didalam kereta ekonomi yang padat
bahagiakah kau?
bahkan disaat dalam cengkraman kesulitanpun ada kebahagiaan jika kau mencoba untuk merasa dan menyadarinya
ketika kau temukan rumus yang sesuai ketika dalam ujian
angka hitunganmu tepat ada di pilihan jawaban yang tersedia
untuk bahagia, haruskah kau menjadi mahasiswa terbaik se-fakultas ? harus juara dalam perlombaan melukis yang kau ikuti ? tim kesayanganmu harus selalu menang setiap pertandingan? nilai rapotmu rata-ratanya 90 ?
rasanya tidak begitu.
bahkan dengan senyum , kau telah memulai bibit-bibit kebahagiaan. ya, hanya dengan senyum.
bukankah bahagia itu sebenarnya sesederhana ?
lalu mengapa kamu tidak berbahagia ?

Comments

Popular posts from this blog

STASIUN

akihir-akhir ini

Tentang Malam